Aksi Nyata Guru Penggerak Modul 3.2.Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

 

Aksi Nyata 3.2.a.10.

Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya


Oleh
Sulastri, S.Pd.,M.Pd
CGP Angkatan 2 Kabupaten Kebumen


Latar Belakang

 

           

           Banyak siswa yang tidak dapat membaca alQuran dan hafal Asmaul Husnah. Padahal untuk mewujudkan pelajar Pancasila, salah satunya membentuk siswa yang religious, menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran yang dianutnya. Kenyataan dilapangan, pada jam 0 atau sebelum pembelajaran dimulai banyak siswa yang lebih banyak membuat kegaduhan, keluyuran atau mengobrol tidak karuhan.

Pada tahun yang lalu sebelum adanya pandemic Covid 19, kegiatan yang dilakukan di SMP N 1 Ayah pada jam 0 adalah kegiatan literasi. Namun kegiatan itu tidak menghasilkan apa yang diharapkan. Maka tahun ini setelah Pemerintah mengijinkan pembelajaran tatap muka 50%, maka kegiatan pembiasaan awal pelajaran adalah membaca Asmaul Husnah yang di pandu oleh guru yang memnampu jam pertama. Kegiatan ini dilakukan setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya. Maka dipandu sounsistem yang memperdengarkan bacaan Asmaul Husnah siswa dikelas membaca Asmaul Husnah

Kepemimpinan dapat dibentuk dengan pembiasaan yang positif. Dengan Latihan secara terus menerus. Untuk melatih siswa terbiasa memimpin suatu kegiatan, maka pada saat membaca Asmaul Husna salah satu siswa ditunjuk untuk memimpin. Dengan bergilir diawasi oleh guru, maka diharapkan karakter pemimpin siswa dapat terbentuk. Selain itu melatih siswa mandiri dan focus pada kegiatan yang sedang dilaksanakan.

           

Hasil Aksi Nyata

           Aksi nyata modul 3.2.a.10 yaitu Membaca Asmaul Husna setiap hari di kelas untuk melatih jiwa religious dan kepemimpinan dapat dilaksanakan dengan baik. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan Kerjasama guru mata pelajaran, BK, guru agama, dan siswa. Kegiatan ini  disambut dengan semangat oleh murid.

 

Pembelajaran Yang Didapat

Perasaan Saat Melaksanakan Aksi Nyata

           Adapun Perasaan saat melaksanakan kegiatan itu adalah sangat menyentuh dan hanya focus membaca dan mendengarkan. Siswa yang membaca terlihat focus pada tulisan. Adapun tulisan Asmaul Husna telah disiapkan oleh guru agama dengan cara mendowlod dari internet dan menggandakannya. Masing-masing kelas diberi 17 lembar. 16 lembar untuk siswa, 1 lembar untuk guru yang mengampu bidang setudi jam pertama. Setelah kegiatan, bacaan asmaul husna dikumpulkan Kembali dan untuk dibaca oleh murid yang berbeda keesokan harinya.

            Sedangkan perasaan siswa pada saat membaca bersama adalah senang dan termotivasi untuk dapat menghafal dengan suara yang fasih. Namun hal tersebut tidak mudah untuk terealisasi. Butuh ketelatenan, semangat dan keinginan yang kuat.

 

 

Kegagalan

           Dalam pelaksanaan aksi nyata ini secara umum berkangsung dengan baik dan mendapatkan hasil sesuai harapan, akan tetapi ada beberapa catatan yang menjadi bahan perbaikan  yaitu :

1.      Belum semua siswa fokus pada bacaan. Hal itu dikarenakan belum ada kesadaran untuk dapat membaca dan menghafal dengan baik.

2.      Belum semua guru yang mengapu mata pelajaran pada jam pertama hadir dikelas. Dapat terjadi juga ada guru yang ijin atau sakit, sehingga dibutuhkan guru pengganti, atau piket .

3.      Ada beberapa siswa yang belum terbiasa membaca asmaul husna, sehingga peran guru sangat penting untuk membimbingnya.

4.      Ada beberapa siswa yang belum terbiasa membaca asmaul husna dirumah. Sehingga peran orang tua sangat diperlukan dalam keberhasilan program ini, terutama siswa yang Pembelajaran jarak jauh.

 

Keberhasilan yang didapatkan dari hasil aksi nyata ini diantaranya adalah

1.      Kemampuan membaca dan menghafal siswa meningkat

2.      Karakter religious siswa meningkat

3.      Rasa percaya diri siswa meningkat

4.      Disiplin siswa datang lebih awal meningkat

5.      Keberanian siswa untuk memimpin kegiatan meningkat

Rencana Perbaikan

Rencana perbaikan yang dilakukan adalah :

1.      Secara bergilir siswa memimpin membaca asmaul husna

2.      Melalui kegiatan OSIS mengadakan lomba membaca Asmaul Husna

3.      Mendokumentasikan kegiatan, untuk refleksi dimasa yang akan datang

 

 Foto Saat Siswa Mengikuti Kegiatan Membaca Asmaul Husna:


 





 


 

Komentar