3.1.a.10. Aksi Nyata: Praktik menjadi pengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran

 


PROGRAM PAGI BERSIH, PAGI INDAH SMP N 1 Ayah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah

                                               Oleh : Sulastri, S.Pd.,M.Pd.

A.  PERISTIWA (FACTS)

1.    Latar Belakang

Kebersihan lingkungan sekolah merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Kebudayaan hidup bersih di sekolah merupakan progam yang harus dilaksanakan oleh setiap sekolah agar lingkungan belajar siswa menjadi nyaman untuk dipandang oleh semua warga .sekolah. lingkungan yang besih dapat memotivasi siswa untuk betah berlama-lama di sekolah dengan kegiatan yang mendorong pengembangan pribadi.

Mengingat sekolah merupakan tempat berkumpulnya siswa dan guru, maka diusahakan selalu bersih dan indah. Namun kenyataan di lapangan, banyak sampah beserakan dimana-mana. Sampah itu ada yang berasal dari daun-daun kering yang berjatuhan, bekas bungkus makanan, rumput kering, plastic atau kertas yang tidak terpakai.

Siswa yang merupakan orang paling banyak dilingkungan sekolah, Sebagian besar tidak peduli dengan lingkungan. Mereka cenderung membiarkan sampah berserakan di mana-mana. Tanaman yang seharusnya tumbuh hijau dan indah dipandang banyak yang layu kurang disiram bahkan banyak yang mati. Wali kelas yang sudah berusaha menegur, kurang mendapat respon positif dari siswa. Padahal tanaman diusahakan dengan membeli dari hasil patungan siswa ketika ada lomba antar kelas.

Hal ini kalua dibiarkan akan menimbulkan kegersangan dan kesan kotor serta kumuh. Untuk itu dibuat program Pagi bersih dan pagi indah, dengan harapan dapat merubah kebiasaan siswa kearah peduli lingkungan. Suasana tampak kotor dan risih, apalagi kalau ada tamu dari luar, rasa malu muncul di benak para guru dan karyawan., mendorong wali kelas untuk melakukan perubahan.

2.    Alasan

Adapun alasan dibuat program Pagi bersih dan pagi indah adalah:

a.    Melatih siswa peduli lingkungan sekitar

b.    Membiasakan siswa memungut sampah berserakan

c.     Membiasakan siswa membuang sampah pada tempatnya

d.    Menciptakan iklim sekolah yang indah dan nyaman

3.    Hasil Aksi Nyata

Adapun hasil dari program ini adalah :

a.    Siswa termotivasi untuk hidup sehat

b.    Lingkungan menjadi bersih dan indah

c.     Suasana belajar menyenangkan

d.    Siswa menjadi betah berada di sekolah

e.   Apabila ada tamu luar tidak minder atau malu

f.    Tanaman disekilah hijau

g.   Udara segar

 

B.    PERASAAN (FEELINGS)

Perasaan setelah menjalankan ke tiga aksi nyata

Senang dan termotivasi untuk tetap mempertahankan kegiatan pungut sampah dan menyiram tanaman di pagi hari

Siswa semangat dan termotivasi untuk memungut sampah dan membuangnya di tempat sampah. Tanggung jawab dan rasa peduli lingkungan menjadi awal untuk hidup sehat

 

C.   PEMBELAJARAN (FENDINGS)

Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan keseluruhan aksi nyata

1.   Kegagalan

Setiap kegiatan ada kalanya mengalami kegagalan, atau tidak sesuai yang diharapkan. Adapun kegagalan yang dialami saat melaksanakan program adalah:

1.       Apabila siswa tidak mau bekerja sama memungut sampah

2.       Guru yang mengawasi atau wali kelas tidak hadir

3.       Sampah terlalu banyak khususnya saat musim kemarau tiba

4.       Banyak siswa yang takut tangannya kotor

5.       Banyak guru yang hanya memerintah tetapi tidak memberi contoh atau ketauladanan.

 

2.   Keberhasilan

Keberhasilan program ini dapat tercapai apabila :a

1.    Wali kelas atau guru yang mengajar jam pertama hadir dan mengarahkan siswa untuk aktif memungut sampah

2.    Siswa memiliki motivasi atau semangat bersama untuk menjaga kebersihan

3.    Lingkungan bersih

4.    Tanaman hijau dan tertata rapi

 

D.   PENERAPAN KEDEPAN (FUTURE)

Rencana perbaikan untuk masa yang akan datang

a.    Menyediakan air yang mengalir bersih, sabun cuci tangan dan tisu untuk cuci tangan dan untuk menyiram tanaman agar siswa tidak segan untuk memungut sampah yang berserakan.

b.    Menyediakan gerobak sampah, agar siswa dapat mengangkut sampah sampai pada penampungan sampah.

c.     Memberi subsidi untuk kelas, misalnya pot, tanaman bunga, sapu, alat pel , ember, dan cangkul kecil.

d.    Membina siswa yang belum aktif pada kegiatan.

e.    Menyediakan bak sampah besar untuk menanpung sampah.

f.      Menggerakan guru mapel pertama untuk aktif mengawasi jalannya kegiatan.

g.    Memberi hadiah bagi kelas yang selalu rapi, bersih dan indah.


Gambar Kegiatan Pagi bersih, pagi indah SMP N 1 Ayah.

     

            Gambar 1. Suasana sebelum program Pagi bersih, pagi indah.

  

            Gambar 3. Wali kelas ikut berpartisipasi menyukseskan program

             
             Gambar 4. Kegiatan siswa dipagi hari. Secara serentak memungut sampah yang berserakan.

            

               Gambar 5. Setelah melaksanakan kegiatan siswa mencuci tangan dengan sabun

             
                  Gambar 3. Suasana sekolah setelah program pagi bersih, pagi indah

 

Komentar